Penyakit Atelektasis merupakan kondisi dimana salah satu paru-paru atau lobus (segmen) pada seseorang tidak berfungsi, sehingga kantung udara (alveoli) di paru-paru mengerut baik salah satu atau keseluruhan, akibatnya mengganggu fungsi pernapasan. Dampak besarnya menyebabkan kerusakan pada jaringan alveoli yang di akibatkan oleh penyakit atelektasis bisa bermacam-macam, terkait bagaimana penyebabnya.
Bagi seseorang yang mempunyai riwayat penyakit pernapasan, bila timbulnya penyakit atelektasis akan menimbulkan sulitnya bernapas serta bisa menyebabkan turunnya kadar oksigen dalam darah anda. Ada dua jenis penyakit atelektasis menurut karakter fisiologisnya diantaranya :
1. Penyakit atelektasis obstruktif adalah jenis atelektasis yang sering timbul akibat saluran antara tenggorokan (trakea) serta alveoli yang terhalangi, yang mengharuskan gas karbon dioksida terbuang malah diserap kembali oleh darah di alveoli. Sehingga obstruksi yang timbul pada atelektasis obstruktif dampak dari adanya benda asing, tumor atau adanya sumbatan lendir mukosa.
2. Atelektasis non-obstruktif untuk jenis atelaksis ini memilik beberapa jenis yaitu:
Mengenal Penyakit Atelektasis serta Penyebab dan Gejalanya
Bagi seseorang yang mempunyai riwayat penyakit pernapasan, bila timbulnya penyakit atelektasis akan menimbulkan sulitnya bernapas serta bisa menyebabkan turunnya kadar oksigen dalam darah anda. Ada dua jenis penyakit atelektasis menurut karakter fisiologisnya diantaranya :
1. Penyakit atelektasis obstruktif adalah jenis atelektasis yang sering timbul akibat saluran antara tenggorokan (trakea) serta alveoli yang terhalangi, yang mengharuskan gas karbon dioksida terbuang malah diserap kembali oleh darah di alveoli. Sehingga obstruksi yang timbul pada atelektasis obstruktif dampak dari adanya benda asing, tumor atau adanya sumbatan lendir mukosa.
2. Atelektasis non-obstruktif untuk jenis atelaksis ini memilik beberapa jenis yaitu:
- Penyakit atelektasis relaksasi, kondisi dimana adanya cairan (efusi pleura) atau udara (pneumotoraks) di dalam rongga pleura yang mengakibtkan kehilanganya kontak antara membran dalam paru-paru (pleura viseralis) dan membran luar paru-paru (pleura parietalis).
- Atelektasis kompresi, Kondisi ini terjadi dimana adanya kekurangan volume paru-paru yang di akibatkan timbulnya lesi di rongga dada yang menekan paru-paru serta mendorong udara untuk keluar dari alveoli.
- Penyakit atelektasis adhesif, dimana untuk kondisi ini terjadi diakibatkan kurangnya surfaktan pada paru-paru. Sehingga menyebabkan pengempisan pada alveoli sedangkan surfaktan berfungsi untuk meredakan tekanan permukaan pada alveoli.
- Atelektasis sikatrik, untuk kondisi ini di akibatkan adanya kerusakan atau luka di dalam dingding alveoli yang di sebabkan penyakit granulomatosa atau nekrosis paru-paru. Sehingga berkurangnya volume alveoli.
- Penyakit atelektasis replacement. Pada kondisi ini, terjadi akibat alveoli diseluruh segmen paru-paru digantikan sel tumor, seperti pada sel bronkioalveolar serta pada karsinoma yang mengakibtkan berkurangnya udara pada paru-paru.
Penyebab Penyakit Atelektasis
Adapun faktor terjadinya atelektasis di sebabkan antara lain oleh:- Adanya penyumbatan pada bronkus
- Terdapat tumor di jalur pernafasan
- Terjadinya kebocoran udara di paru-paru (pneumotoraks)
- Penumpukan cairan pada jaringan pleural
- Adanya benda asing yang masuk kesaluran pernafasan
- Mempunyai riwayat penyakit paru-paru seperti asma, bronkiektasis dan cysticfibrosis.
Gejala Penyakit Atelektasis
Tidak ada gejala yang pasti bagi penyakit ini, secara umum gejala penyakit alelektasis muncul tergantung pada ukuran paru-paru si penderita atau adanya infeksi yang bisa memperburuk penyakit ini. Berikut gejala umumnya:- Dispnea atau kesulitan bernafas
- Batuk
- Napas terasa cepat serta pendek
- Terasa nyeri pada daerah yang terkena penyakit atelektasis
- Tekenan darah rendah
- Penyumbatan pada bronkus
- Denyut jantung meningkat
- Demam
Penyebab Penyakit Atelektasis
Dan berikut ini beberapa faktor penyebab terjadinya atelektasis di antaranya oleh:- Terdapat penyumbatan pada bronkus
- Adanya tumor di jalur pernafasan
- Terjadinya kebocoran udara di paru-paru (pneumotoraks)
- Penumpukan cairan pada jaringan pleural
- Adanya benda asing yang masuk kesaluran pernapasan
- Mempunyai riwayat penyakit paru-paru seperti asma, bronkiektasis dan cysticfibrosis.
Pengobatan Penyakit Atelektasis
Adapun untuk cara pengobatan penyakit atelektasis ini tergantung pada penyebab serta keparahan penyakitnya, apabila penyakit ini ringan makan akan bisa sembuh dengan sendirinya tanpa melakukan pengobatan. Namun apabila penyakit atelektasis ini disebabkan oleh penyakit lain seperti adanya tumor, maka cara pengobatannya juga akan diarahkan untuk melakukan kemoterapi atau pembedahan guna pengangkatan tumor.
Untuk penyakit atelektasis yang diakibatkan oleh komplikasi sesudah pembedahan bisa diobati secara bertahap dengan fisioterapi pada dada dan pernapasan. Berikut langkah terapi yang akan diberikan diantaranya:
Untuk penyakit atelektasis yang diakibatkan oleh komplikasi sesudah pembedahan bisa diobati secara bertahap dengan fisioterapi pada dada dan pernapasan. Berikut langkah terapi yang akan diberikan diantaranya:
- Membingbing melakukan teknik batuk agar cairan mukosa dapat keluar
- Memukul secara perlahan pada bagian dada yang terjadi pengempisan diakibatkan penyakit atelektasis agar melemaskan otot alveoli.
- Melakukan teknik menarik napas serta dibantu menggunakan alat spirometri insentif. Untuk latihan ini dapat digabungkan bersama teknik melatih batuk guna mengeluarkan cairan mukosa.
- Mencoba untuk mengeluarkan cairan mukosa lebih banyak dengan cara teknik posisi kepala lebih rendah dari tubuh.
- Untuk penderita penyakit atelektasis obstruktif bisa melakukan pengobatan dengan cara menghilangkan obtruksi di saluran pernapasan menggunakan bronkoskopi untuk menyedot cairan mukosa lebih banyak.
Berikut ini obat-obatan yang bisa membantu pengobatan dan penyembuhan penyakit atelektasis:
- Bronkidilator, yang mempunyai fungsi menurunkan tekanan otot pada bronkus, bronkiolus dan alveolus sehingga membuat aliran udara di saluran pernafasan bisa meningkat. Albuterol dan metaproterenol merupakan contoh obat golongan ini.
- Antibiotik, infeksi yang disebabkan penyakit atelektasis dapat menimbulkan halangan pada bronkus, untuk kasus ini bisa diberikan antibiotik berspektrum luas. Cefuroxime dan cefarcior contoh obat antibiotik yang dapat diberikan.
- Mukolitik, N-asetilsistein dan alfa dornase merupakan obat golongan mukolitik yang mempunyai fungsi untuk mengurangi mengentalnya lendir serta membantu mengelurkan lendir melalui saluran pernafasan dengan mudah.
Itulah informasi mengenai penyakit atelektasis serta penyebab dan gejalanya yang bisa kami sampaikan. Semoga informasi ini bisa bermanfaat bagi Anda semua dan tidak lupa kami ucapkan terimakasih kepada Anda semua yang sudah setia menyimak informasi kami sampai selesai.

Komentar
Posting Komentar