Langsung ke konten utama

Mengenal Inkontinensia Urine, Gejala, Penyebab dan Pengobatannya

Inkontinensia Urine Gejala, Penyebab Beserta Pengobatannya - Apa itu inkontinensia urine.? merupakan suatu kondisi dimana anda tidak bisa mengontrol buang air kecil. Pasien dengan kondisi ini besar kemungkinan kehilangan kontrol kandung kemih. Akibatnya, urin bisa keluar dengan tiba tiba tanpa mereka sadari. Sebagian besar penderita penyakit ini memerlukan popok untuk mengatasi hal tersebut terjadi ketika bekerja atau sedang beraktivitas. Ingin tahu lebih lanjut seputar gejala, penyebab dan cara mengobatinya.? simak ulasan selengkapnya dibawah ini.
Sekilas Tentang Penyakit Inkontinensia Urine
 

Mengenal Inkontinensia Urine, Gejala, Penyebab dan Pengobatannya

Seperti penjelasan singkat diatas, bahwasannya penyakit ini terjadi ketika anda tidak bisa mengontrol urine yang keluar secara tiba tiba. Siapa saja yang bisa terkena penyakit ini.? inkontinensia urine merupakan penyakit umum dan sering terjadi pada masyarakat diseluruh dunia. Faktanya, penyakit ini sering menyerang wanita daripada pria, dengan 60% diantaranya diderita oleh wanita. Terdapat beberapa cara yang bisa anda coba untuk mencegah terjadinya penyakit ini, salah satunya adalah dengan menjaga berat badan, sering mengkonsumsi makanan berserta hingga mengurangi konsumsi makanan yang bisa mengiritasi kandung kemih anda. Tidak lupa untuk sering melakukan olahraga ringan dengan rutin. 

Gejala Dan Tanda Tanda Menderita Penyakit Inkontinensia Urine

Seperti penyakit lainnya, penyakit inkontinensia urine juga memiliki sejumlah gejala yang bisa menjadi pertanda bahwa anda terdiagnosis penyakit ini. Meskipun demikian, untuk mengetahui apakah anda terjangkit penyakit ini atau tidak, anda harus memeriksakan diri dengan dokter. Karena dokter pastinya memiliki alat yang lebih canggih dan tentu saja dengan segudang pengalaman yang mereka punya.

Namun, terdapat beberapa gejala yang bersifat umum dan sering terjadi pada sebagian besar penderita penyakit ini, apa saja itu.? sebagai berikut :
  • Urine keluar meskipun hanya mendengarkan suara aliran air.
  • Urine keluar dan merembes saat adanya tekanan pada kandung kemih.
  • Urine keluar saat bersin, tertawa keras atau batuk.
  • Urine sering keluar namun dalam jumlah yang sangat sedikit.
  • Penderita merasa ada urine yang tersisa saat setelah selesai kencing.
Untuk lebih jelasnya, anda bisa berkonsultasi dengan dokter. Dengan demikian, dokter bisa mengetahui secara pasti terhadap apa yang anda alami. Jika memang dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendiagnosa penyakit ini, dokter akan menyarankannya pada anda. 

Apa Saja Faktor Penyebab dan Risiko Menderita Penyakit Inkontinensia Urine

Setiap penyakit tentu saja memiliki faktor penyebabnya, begitu juga dengan penyakit ini. Banyak hal yang bisa menjadi sebab terjadinya kondisi seperti inkontinensia urine. Apa saja itu.? Salah satunya adalah akibat dari otot yang berkontraksi secara berlebihan. Kondisi ini bisa meningkatkan seseorang untuk berkemih. Kontrasi ini bisa disebabkan karena sering mengkonsumsi alkohol atau kafein yang berlebihan, menderita konstipasi atau infeksi saluran kemih.

Selain itu, terdapat beberapa hal lain yang mana bisa meningkatkan seseorang menderita penyakit atau kondisi seperti ini, apa saja itu.? sebagai berikut :
  • Tekanan yang lebih kuat dibanding dengan kemampuan uretra untuk menahan urine.
  • Menderita gangguan saat proses persalinan.
  • Menderita obesitas, penyakit parkinson atau multipel sklerosis.
  • Tersumbatnya kandung kemih.
  • Pembesaran kelenjar prostat.
  • Terkena penyakit batu kandung kemih.
  • Akibat kerusakan saraf.
  • Konstipasi.
  • Gangguan pada kantung kemih sejak lahir.
  • Kelebihan berat badan.
  • Bertambahnya usia.
  • Menderiga gejala saluran kemih bawah.
  • Faktor keturunan.
  • Penyakit ini lebih sering terjadi pada wanita.

Bagaimana Cara Mengobati Inkontinensia Urine.?

Salah satu cara mengatasi penyakit ini adalah dengan menontrol inkontinensia urine yang diakibatkan oleh adanya peningkatan tekanan di daerah perut. Salah satu caranya adalah dengan berolahraga, melakukan fisioterapi atau dengan melakukan terapi. Terapi tersebut bisa berupa biofeedback atau bisa menggunakan stimulus elektrik. Kedua alat tersebut mampu mengatasi tekanan pada perut anda.

Selain itu juga, terdapat beberapa cara pengobatan lainnya seperti :

1. Melatih Otot Otot Panggul


Otot panggul tentu saja menjadi salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya gejala inkontinensia. Pelatihan otot panggul agar pasien bisa membuat otot otot tersebut berkontraksi.

2. Melakukan Stimulasi Elektrik Ke Beberapa Saraf

Selanjutnya adalah dengan melakukan stimulasi elektrik pada beberapa bagian saraf. Salah satunya adalah pada saraf dibagian punggung atau saraf posterior tibialis.

3. Terapi Intervensi

Terapi intervensi bisa berupa penyuntikan zat sintesis ke dalam beberapa jaringan yang terdapat disekitar urtetra. Dengan tujuan agar otot kandung kemih bisa mengontrolnya agar bisa membantu menangai inkontinensia urine ini. Biasanya sering dilakukan penyuntikan botox.

4. Latihan Kandung Kemih

Latihan kandung kemih biasanya berupa serangkaian teknik agar pasien setidaknya bisa menahan untuk buang air kecil. Proses latihan ini bisa membutuhkan waktu yang cukup singkat, dengan kurang lebih satu bulan lamanya.

5. Prosedur Sling

Dikondisi ini, dokter akan melakukan pemasangan sling di leher kandung kemih anda. Prosedur ini bertujuan agar anda bisa menahan dan mencegah kebocoran pada urin. Sling itu sendiri merupakan alat yang terbuat dari bahan sintetis. 

6. Prosedur Plester

Cara selanjutnya adalah dengan menggunakan plester. Plester dikaitkan pada belakang uretra dengan harapan bisa menopang uretra di posisi yang tepat. Sehingga mampu mengurangi kebocoran urine akibat adanya tekanan. 

7. Sistoplasti Augmentasi

Apa itu sistoplasti augmentasi.? merupakan suatu prosedur yang mana dokter ahli bedah akan membuat kandung kemih anda menjadi lebih besar dan tentunya dengan cara menambahkan jaringan dari susu ke dinding kandung kemih pasien. Namun, saat prosedur ini dilakukan, besar kemungkinan pasien akan buang air kecil melalui selang kateter.

Demikian informasi yang bisa kami sampaikan tentang “ Inkontinensia urine, gejala, penyebab dan pengobatannya”. Mudah mudahan bisa bermanfaat dan tentunya jika anda ingin mengajukan beberapa pertanyaan terkait konsultasi kesehatan, anda bisa menghubungi kami di nomor 082219505353. Jangan sungkan untuk menghubungi kami. Terimakasih dan salam sehat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengetahui Aturan & Cara Konsumsi Qnc Jelly Gamat untuk Maag dan Asam Lambung

Qnc Jelly Gamat merupakan obat herbal multikhasiat yang bisa digunakan untuk menurunkan asam lambung, maag atau penyakit lain yang terkait dengan asam lambung, obat herbal ini sendiri sangat cocok di konsumsi bagi anda yang hanya ingin sekedar menjaga kesehatan ataupun sebagai solusi alternatif pengobatan berbagai jenis penyakit termasuk Maag dan Asam Lambung secara alami, aman tanpa efek samping. Adapun obat herbal Qnc jelly gamat ini sangat aman di konsumsi oleh semua usia mulai dari bayi (usia 5 bulan ke atas), balita, anak, dewasa lansia hingga ibu hamil dan menyusui sekalipun. Bagaimana Aturan dan Cara Konsumsi Qnc Jelly Gamat Untuk Magg Dan Asam Lambung? Qnc jelly gamat untuk maag tersedia dalam bentuk jelly. Anda bisa menggunakan qnc jelly gamat untuk maag melalui mulut 15menit sebelum makan. Biasanya, agar cepat daya kerjanya ikut aturan konsumsi qnc jelly gamat seperti dibawah ini. Aturan & Cara Konsumsi Qnc Jelly Gamat untuk Maag dan Asam Lambung Cara Minum ...

Mengetahui Manfaat Mahkota Dewa Untuk Pengobatan

Manfaat Mahkota Dewa Mahkota dewa merupakan salah satu jenis tanaman yang banyak di manfaatkan sebagai obat herbal untuk membantu mengobati segala jenis penyakit. Sejak dulu tanaman ini banyak ditemui di Papua yang sering digunakan untuk tempat berteduh. Semakin kesini khasiat mahkota dewa semakin populer karena masyarakat dapat memanfaatkan kandungan mahkota dewa sebagai ramuan untuk mengatasi berbagai keluhan penyakit. Sehingga banyak masyarakat yang membudidayakan tanaman mahkota dewa dan memanfaatkannya sebagai apotek hidup. Manfaat Mahkota Dewa Untuk Pengobatan Serta Cara Pengolahannya Mahkota dewa merupakan tanaman berkeping dua yang menghasilkan bunga dan biji, berbentuk silindris, warna kecoklatan dengan permukaan kasar dan cabang yang terbuka / miring keatas. Tanaman ini pada umumnya dapat tumbuh hingga tingginya mencapai sekitar 1 hingga 3 meter. Daun mahkota dewa berwarna hijau tua dan memiliki tangkai daun yang pendek, daun daun yang berbentuk jorong ini tersusun ...

Penyakit Meningioma - Gejala, Penyebab dan Pengobatan

Obat Meningioma -Selamat datang dan berjumpa kembali bersama kami di jamu sehat herbal, dimana merupakan salah satu blog kesehatan terpercaya yang menyampaikan informasi kesehatan aktual. Pada kesempatan hari ini, kami akan memberikan informasi mengenai penyakit meningioma. Apa itu meningioma? Untuk itu, bagi anda yang belum mengetahuinya silakan untuk menyimak informasinya di artikel bawah ini. Obat Meningioma Serta Gejela dan Penyebabnya Apa Itu Meningioma? Meningioma merupakan tumor yang muncul di meninges, yaitu selaput yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang. Biasanya tumor ini tumbuh di otak, tetapi juga dapat tumbuh di sumsum tulang belakang. Secara umumnya meningioma termasuk tumor jinak yang berkembang dengan perlahan dan tidak menunjukkan gejala sama sekali. Tetapi dalam beberapa kasus yang pernah terjadi, dampak meningioma pada jaringan otak, saraf dan pembuluh darah, dapat mengakibatkan kecacatan yang serius. Meningioma paling sering terjadi pada wanita,...