Lebih dari 2 juta orang khususnya di Indonesia mengalami
penyakit keratosis pilaris. Keratosis Pilaris itu sendiri adalah suatu kondisi
dimana kulit mengalami penumpukan keratin. Apa itu keratin.? keratin adalah
protein yang memiliki sertar struktural utama yang juga bisa membentuk lapisan
pada kulit bagian luar.
Ketika kulit bagian luar tersebut menumpuk karena volume
keratin yang meningkat, otomatis hal ini bisa menyebabkan tersumbatnya folikel
rambut pada kulit anda dan berdampak pada terciptanya benjolan di kulit anda.
Proses penyumbatan tersebut juga bisa membuat warna kulit anda menjadi merah
muda, coklat, atau bahkan memutih. Dan dimana biasanya keratosis sering
ditemukan.? berdasarkan sebagian besar kasus, lokasi yang paling sering terjadi
tumbuhnya keratosis adalah dibagian tangan dan kaki. Sebagian kecil kasus
lainnya bisa ditemukan pada wajah atau bahkan punggung anda.
Keratosis Pilaris
Apakah keratosis pilaris berbahaya.? tentu saja tidak,
penyakit ini memang bisa saja berdampak berbahaya, terlebih jika anda salah
dalam proses pengobatannya atau akibat munculnya infeksi menyerang kulit yang
terdampak keratosis pilaris.
Penyakit keratosis pilaris memang tidaklah berbahaya, namun
tentu saja bukan hal yang baik jika anda mengabaikan penyakit ini. Lantas, apa
saja yang bisa anda lakukan untuk proses penyembuhan penyakit ini.? Untuk
pengobatan penyakit keratosis pilaris, terdapat 7 cara yang disinyalir bisa
meringankan atau bahkan mengobatinya secara permanen, apa saja itu.? simak
ulasan selengkapnya dibawah ini.
1. Membatasi Makanan
Dengan Produksi Protein Berlebihan
Keratin dapat disebabkan karena adanya protein yang berlebih
pada tubuh anda. Tentu saja menjadi salah satu aktivitas cerdas jika anda
mencoba memilih kembali makanan agar tidak terlalu banyak mengandung protein.
Disatu sisi, keratosis pilaris juga disebabkan karena adanya intoleransi
makanan atau alergi terhadap makanan tertentu. Meskipun begitu, anda juga harus
memikirkan bahwa tubuh memerlukan protein, tapi dengan porsi yang cukup saja.
2. Batasi Konsumsi
Makanan Yang Kaya Akan Gula, Minyak Serta Makan Olahan
Tidak hanya penyakit diabetes yang disebabkan karena
banyaknya kadar gula di dalam tubuh. Faktanya, bagi penderita penyakit ini,
kadar glikemik atau kadar gula di dalam tubuh pun bisa saja menjadi
penyebabnya. Batasi asupan makanan seperti makanan olahan, gula, makanan yang
digoreng, minyak terhidrogenasi atau beberapa makanan cepat saji dan olahan
lainnya. Mengapa.? makanan tersebut bisa mempersulit tubuh untuk memprosesnya.
3. Mengkonsumsi
Makanan Yang Kaya Akan Omega 3
Cara selanjutnya adalah dengan mengkonsumsi makanan yang
mengandung banyak sekali omega 3. Dalam hal ini, anda bisa mendapatkannya
dengan mengkonsumsi hewan laut seperti ikan, teripang emas ataupun beberapa
sumber makanan yang diolah dari beberapa hewan dengan kandungan omega 3 tinggi
seperti minyak krill, minyak ikan, golden algae, jelly gamat qnc atau beberapa
produk kesehatan lainnya.
4. Menyeimbangkan
Flora Usus Anda
Keseimbangan flora usus menjadi solusi nyata untuk bisa
mempercepat proses pengobatan keratosis pilaris. Flora usus itu sendiri adalah
bakteri yang tumbuh di dalam usus, ketika flora usus mengalami
ketidakseimbangan, hal tersebut bisa membuat tubuh anda mengalami gangguan
kesehatan seperti mual, diare atau sakit perut. Pastikan agar flora usus anda
sehat dan lakukanlah pembersihan colon hydrotherapy atau terapi pembersihan
usus agar lebih sehat dan bersih. Selain itu juga, untuk menyeimbangkan flora
usus anda, cobalah untuk mengkonsumsi probiotik. Probiotik itu sendiri
merupakab mikroorganisme atau bakteri yang bisa membantu anda menjaga usus anda
tetap sehat. Probiotik bisa dengan mudah anda dapatkan ditoko obat atau apotek
terdekat.
5. Meningkatkan
Kualitas Kesehatan Tubuh Anda Dengan Bantuan Enzim
Salah satu dampak dari kurangnya bantuan enzim adalah proses
penyerapan nutrisi yang kurang baik dan membuat anda kekurangan gizi dan kering
yang tentu saja bisa mengundang penyakit keratosis pilaris sebagai salah satu
contohnya.
Enzim pencernaan bisa membantu anda meningkatkan penyerapan
nutrisi dan bisa meningkatkan proses pencernaan dengan lancar. Banyak sekali
jenis enzim yang bisa anda konsumsi, salah satunya adalah enzim pencernaan
digestion.
6. Menggunakan Sikat
Kulit Kering Yang Lembut
Selanjutnya adalah dengan menggunakan sikat yang dikhususkan
untuk kulit dan tentu saja anda harus memilih sikat yang lembut dan aman. Sikat
kulit yang kering dan lembut bisa mempengaruhi trasnformatif pada keratosisi
pilaris. Menyikat kulit bisa mencegah folikel rambut menjadi tersumba. Bukan
hanya sebagai salah satu langkah konkrit untuk proses penyembuhan keratosis,
penggunaan sikat kulit kering juga mampu mengobati selulit, limfatik,
memperbaiki kesehatan dan penampilan kulit anda.
7. Menggunakan
Minyak Kelapa
Banyak masyarakat yang menggunakan minyak kelapa sebagai
salah satu cara tradisional dalam penyembuhan penyakit keratosis. Minyak kelapa
memang sama halnya dengan pelembab, dimana minyak kelapa bisa membantu kulit
anda agar tidak terlalu kering. Seperti kita ketahui, bahwa kulit kering
menjadi salah satu faktor terbentuknya keratosis pilaris.
Demikian informasi yang bisa kami sampaikan mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk anda semua. Jangan lupa untuk selalu hidup sehat dengan mengkonsumsi makan-makan sehat dan bergizi. Terimakasih dan salam sehat

Komentar
Posting Komentar